-->
Jika Kita ingin tau mengapa Konten Yang Ramah Untuk Pengguna dan SEO Halaman Website itu sangat dibutuhkan, kita pasti bertanya tentang bagaimana FAQ bener g? XD. Dalam hampir semua kasus yang telah lensamedia lihat solusi untuk menampilkan konten tidak bergantung pada UX(User Experience) halaman melainkan itu juga ada dalam konten itu sendiri. Bingung? Sama klo gitu.. :)

Contoh saja konten ini dirancang untuk membantu dengan panduan yang bagus dan mudah untuk mendapatkan hasil yang maksimal ketika kita membuat design website dengan skema on page seo yang baik dan juga ramah untuk pengguna.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan ini:
1. Apakah konten yang kita buat memberikan jawaban yang jelas dan langsung tanpa kata-kata tambahan atau basa-basi?
2. Sudahkah kita memberikan solusi tanpa perlu menggunakan jasa yang lain misalnya endorse atau pembaca akan membayar kelanjutan cerita kita?
3. Apakah nanti kontent yang kita buat akan ditanggap oleh pembaca?
4. Apakah konten yang sudah dibuat akan mudah dimengerti oleh mesin pencari?

Selanjutnya kita harus mengevaluasi pertanyaan ini kediri kita sendiri ^_^. Tetapi pertama-tama lensamedia ingin menunjukkan bahwa disinilah hal itu bisa menjadi rumit jika kita bekerja untuk merek menengah hingga besar dan sangatlah menguntungkan bagi blogger dan perusahaan kecil.

Perusahaan yang lebih besar harus berurusan dengan pedoman branding, penjualan, tim konten, dan departemen lain. Jika Kita adalah pemain yang lebih kecil begembiralah karena kita dapat mengalahkan mereka sebab kita tidak harus melalui semua birokrasi cara penyampaian dengan metode bla bla bla bla tidak harus melawati editor, tata cara kesantunan penulisan dll.. :)

Bagaimana mana dengan mesin pencari seperti google?
Apakah mengikuti alur perusahaan besar atau pemain yang lebih kecil seperti harus berurusan dengan pedoman branding, penjualan, tim konten, dan departemen lain.

Jawabnya iya tetapi tidak seperti alur perusahaan besar diatas. Mesin pencarian google mempunya alur skema sistem sendiri untuk belajar menghubungkan kombinasi kata dan artinya karena sekarang google sudah memahami bahwa permintaan pencarian sebagian besar relevan untuk orang-orang yang sudah memiliki atau menggunakan produk atau layanan merek ketika merek membuatnya tentang diri mereka sendiri.

Hal ini bisa dilihat dengan adanya search history yang terkadang muncul pada input pencarian google dan juga adsense iklan yang akan selalu muncul dengan konten yang sama dan oleh sebab itu jika kita ingin mensin pencarian tidak menitik beratkan history search dalam pencariannya alangkah baiknya kita menggunakan Incognito mode atau mode private.


Dan Bagaimana membuat konten yang ramah dan juga tidak merusak SEO?

Sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya UX dalam hal optimasi mesin pencari. Jadi, darimana kita harus memulai dalam hal meningkatkan UX situs web Kita sehingga berdampak positif pada SEO?

Strategi UX dan SEO Kita
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan kedua strategi terintegrasi, daripada bekerja di jalur yang terpisah. Bagaimanapun, salah satu tujuan utama situs web Kita adalah menghasilkan lebih banyak prospek dan konversi. Baik UX dan SEO memainkan peran penting dalam mencapai tujuan ini, tetapi mereka harus bekerja sama jika Kita ingin sukses.

Fokus pada desain yang sesuai dengan prinsip SEO
Ini termasuk memberikan nama dan deskripsi produk yang terfokus, membuat jalur navigasi yang jelas, mengoptimalkan nama dan fungsi menu, memaksimalkan judul H1 dan H2, dan membuat konten yang sesuai dengan pengunjung dan mesin pencari.

Berencana dalam desain web yang responsif
Tidak ada alasan untuk memiliki situs web yang tidak dioptimalkan untuk digunakan di semua platform pada tahun 2018. Diproyeksikan pada tahun 2021 akan ada miliar pengguna smartphone. Pikirkan saja berapa banyak pelanggan potensial yang Kita lewatkan karena gagal mengoptimalkan situs web Kita. Tidak hanya itu, tetapi peringkat mesin pencari Kita juga akan menderita. Jika seseorang memasuki situs web Kita melalui ponsel dan sulit dibaca, beberapa tombol tidak berfungsi, dan/atau lambat dimuat, Kita tidak akan pernah dapat mencapai salah satu tempat teratas di Google.

Sederhanakan navigasi
Navigasi situs web adalah faktor kunci dalam hal UX dan akibatnya peringkat mesin pencari Kita. Berkita Kita harus menampilkan navigasi yang jelas dan mudah. Pengguna harus dapat menggunakan situs web Kita secara intuitif – mereka tidak perlu memikirkan langkah selanjutnya. Salah satu metode efektif untuk membantu Google memahami dan mengindeks halaman Kita adalah menyertakan peta situs di situs web Kita.

Fokus pada kualitas
Navigasi bukan satu-satunya faktor yang dipertimbangkan Google saat menentukan apakah situs web Kita berkualitas tinggi atau tidak. Faktor lain yang perlu Kita kerjakan termasuk tata letak halaman, relevansi konten, orisinalitas konten, struktur tautan internal, dan kecepatan halaman.

Ketika Halaman kita sudah banyak yang melihat kita akan mendapatkan suatu hasil bahwa UX adalah salah satu faktor paling penting benar tidak?. Jika Kita ingin meningkatkan visibilitas online dan pada akhirnya meningkatkan tingkat konversi Kita, Kita perlu menyelaraskan strategi UX dan SEO Kita.

Ok Cukup sekian dulu untuk ini dan dibagian tulisan ini kesimpulannya adalah UX akan sangan penting untuk menunjang SEO akan tetapi akan merusak juga jika kita tidak eliti untuk membuat strategi yang tepat

Lanjutan untuk Membuat Konten Yang Ramah Untuk Pengguna dan Juga SEO Halaman Website? Part 2. trimakasih banyak kawan dan d


Published at: Agustus 24, 2021 , Modified at: Agustus 24, 2021 , Tags:
add_box