Dan pastinya Jepang adalah salah satu destinasi travel yang paling diminati untuk dikunjung oleh para Traveler karena banyaknya destinasi seperti Tempat Bersejarah dan Tempat Kebudayaan seperti museum dan tempat-tempat suci.


Bertambahnya pengunjung asing ke Jepang dalam dekade terakhir dan mencapai 10 juta orang untuk pertama kalinya pada 2013 adalah salah satu dari kesuksesan jepang dalam mengolah sumber daya yang ada dibidang pariwisata.

Pemerintah Jepang telah membentuk Badan Pariwisata Jepang pada tahun 2008 dan menetapkan target awal peningkatan pengunjung asing menjadi 20 juta pada tahun 2020. Pada tahun 2016, setelah memenuhi target 20 juta, pemerintah telah merevisi targetnya menjadi 40 juta pada tahun 2020 dan hingga 60 juta pada tahun 2030.


Objek wisata Sejarah adalah salah satu hal yang paling banyak diminati untuk parang pelancong dari luar ataupun dalam negeri karena objek sejarah bisa mengenalkan kehidupan dan kebudayaan jepang serta seni pada waktu tertentu. Berikut ini adalah  10 Tempat Bersejarah Di Jepang Yang Wajib Dikunjungi Traveler

Museum Samurai Tokyo

Museum bersejarah ini kaya akan sejarah Jepang dan salah satu keyakinan warga Jepang adalah kehormatan lebih penting daripada kehidupan mereka sendiri sangat melekat dengan museum ini. Lokasi Museum berada dikota Tokyo tepatnya didistrik Shinjuku Kabukicho.


Museum ini didirikan untuk menguhubungkan para pengunjung dengan kehidupan warga jepang dimasa lalu sekitar 700 ratus tahun pada periode Kamajura dan Edo. Dengan berdirinya museum pengunjung bisa mengetahui kehidupan dan semangat para pajurit samurai, bahwa prajurit samurai bukanlah prajurit sederhana, tetapi prajurit yang terikat kehormatan.

Kamakura

Setetah museum Samurai tempat bersejarah lain yang baik untuk kunjungi di Jepang adalah Kota kecil yang bernama Kamakura yang berada di Kanagawa. Kota ini juga memegang posisi penting dalam sejarah Jepang karena pernah menjadi pusat politik jepang dan berbagai Tempat Bersejarah.

Pada abad ke-12 Minamoto Yoritomo memutuskan untuk menjadikan wilayah Kamakura sebagai pusat pemerintahan militer yang kemudian terbentuklah Periode Kamakura, munculnya gerakan pertama feodalisme Jepang dan awal budaya Samurai serta menyebarnya Buddhisme di Jepang.

Hingga hari ini berbagai bangunan kuil dibiarkan berdiri sebagai pengingat era masa lalu ketika Buddhisme populer dimasyarakat Jepang. Banyak pengunjung ke Jepang dari seluruh dunia berduyun-duyun pergi ke kota Kamakura untuk melihat Patung Besar Buddha Kamakura dan Kuil Hasedra.
Dirk Beyer [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Patung Buddha Besar Kamakura telah berumur 1200 tahun berada dilahan yang sama dengan Kuil Kotouin dan patung ini telah menjadi icon utama untuk dinikmati semua orang. Didekat kuil Kamakura terdapat Makam Yagura yang terkenal dan makan beberapa pejuang Samurai pemberani.

Tawashi2006 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)] Bagian utama kuil Hesedera

Hasedera adalah kuil utama dari sekte Buzan Buddhisme Shingon dan kuil ini terletak di Sakurai, Prefektur Nara, Jepang. Kuil ini memiliki arsitektur yang megah dan pemandangan alam yang bagus dan taman-taman yang eksotis.

M338 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]Pagoda bertingkat salah satu ikon

Jembatan Suci Kuil Futarasan Nikkō ( Shinkyo Bridge )

Sebuah kota yang terletak di Prefektur Tochigi Jepang adalah tujuan populer bagi turis yang datang. Orang Jepang mengatakan "Jangan pernah mengatakan 'kekkō' sebelum Anda melihat Nikkō" kekko yang berarti indah, luar biasa atau "Saya puas" karena kota Nikkō adalah cerminan dari keindahan jepang.

Jembatan Suci yang melintasi Sungai Daiya adalah milik Kuil Futarasan, struktur pernis vermilion yang indah ini dikenal sebagai salah satu dari tiga jembatan terindah di Jepang dan merupakan gerbang sempurna bagi Nikko.

Fg2 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Jembatan itu terdaftar sebagai Warisan Dunia pada Desember 1999 dan Shinkyo berukuran 28 meter, lebar 7,4 meter, dan berdiri 10,6 meter diatas Sungai Daiya. Menurut legenda, seorang imam bernama Shōdō dan para pengikutnya mendaki Gunung untuk berdoa bagi kemakmuran nasional.

Namun, mereka tidak bisa menyeberangi Sungai Daiya yang mengalir deras akhirnya Shōdō berdoa kemudian dewa setinggi 10 kaki bernama Jinja-Daiou muncul dengan dua ular dipelintir dilengan kanannya.

Jinja-Daiou melepaskan ular-ular biru dan merah dan mengubah diri mereka menjadi jembatan seperti pelangi yang tertutupi oleh sedimen, yang Shōdō dan para pengikutnya dapat gunakan untuk menyeberangi sungai.

Itulah sebabnya jembatan ini kadang-kadang disebut Yamasugeno-jabashi, yang berarti "Jembatan Ular Sedge". Shinkyo telah dibangun kembali berkali-kali tetapi telah mengikuti pola desain yang sama sejak 1636, ketika itu hanya dapat digunakan oleh para utusan pengadilan Kekaisaran. Ini telah dibuka untuk umum sejak 1973.

Sejarah dan pesona alam Nikkō memainkan peran penting dalam pariwasata dideerah ini karena Nikkō berada pegunungan dan cukup banyaknya sumber air panas tak lepas itu juga dengan sejarah tentang kota ini.

Fg2 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)] Air Terjun Ryūzu

Lokasinya berada di wilayah pegunungan dan memiliki banyak kuil dan kuil akan membuat kita merasa seperti apa Jepang dai waktu lampau dan untuk memulai tur besar situs bersejarah ini kita bisa mengunjungi kuil Toshogu dimana makan Tokugawa Leyasu yang merupakan pendiri dan pemimpin keshogunan Tokugawa dimakamkan. Shogun Tokugawa memerintah atas Dinasti Jepang selama lebih dari 250 tahun.

Kuil Rinnoji yang terletak di Rinnoji mempunya tiga manifestasi Buddha yaitu Buddha Amida, Buddha dengan kepala kuda, dan Buddha yang membawa seribu kepala dan juga menjadi daya tarik kuil Nikko, kuil ini juga adalah situs Warisan Dunia (UNESCO).

Fg2 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)] Kuil Rinnoji

Shinjuku Tokyo

gambar oleh David Mark dari Pixabay

Shinjuku bisa dibilang adalah ibu kota dari Tokyo karena menjadi salah satu dari 23 distrik khusus Tokyo di Jepang dan juga telah  menjadi pusat perniagaan, pemerintahan sekaligus menjadi lokasi salah satu stasiun interchange transportasi umum terbesar di Tokyo, Stasiun Shinjuku. Kota ini mulai berkembang sampai saat ini setelah gempa bumi besar Kanto pada tahun 1923.

Pada zaman Edo, Shogun mewariskan tanah kepada Tuan Tanah Naito (daimyo) dari Tsuruga dan tanahnya sekarang menjadi taman umum yang diberi nama Taman Nasional Shinjuku Gyoen oleh Badan Rumah Tangga Kekaisaran dan pada tanggal 2001 taman ini telah menjadi taman nasional dibawah yuridiksi Kementerian Lingkungan Hidup Jepang.

Kakidai [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Di tahun 2013 taman ini menjadi latar belakang tempat anime The Garden of Words kemudian didalam novel berjudul "Suara Gunung" (Yama no Oto) karangan Yasunari Kawabata, tokoh bernama Shingo berkata, "Kau bisa berbaring. Seperti keluar dari Jepang – Aku tidak pernah membayangkan ada sebuah tempat seperti ini di tengah-tengah Tokyo"

Serangan udara Tokyo dari Mei hingga Agustus 1945 menghancurkan banyak bangunan didaerah sekitar Stasiun Shinjuku, Yotsuya, Kagurazaka dan Takadanobaba. Sementara ada 63.295 bangunan ada sebelum perang hanya menyisakan 6.836 bangunan. Selain itu, walaupun populasinya hampir 400.000 sebelum perang yg jumlahnya berkurang menjadi 78.000 pada akhir perang.


Edo-Tokyo Open Air Architectural Museum

Dunia tahu bahwa Tokyo memiliki beberapa arsitektur paling mengagumkan dan menakjubkan dan  Museum ini terletak ditepi Kota Tokyo dan dikenal dengan museum bangunan bersejarah Jepang.

Museum yang menyuguhkan bangunan-bangunan Jepang kelas menengah, biasa hingga rumah-rumah orang kaya dan berkuasa seperti mantan Perdana Menteri Takahashi Korekiyo ditempat terbuka khususnya ditaman.

Catfisheye [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Museum ini memungkinkan pengunjung untuk memasuki dan menjelajahi berbagai bangunan dengan gaya, periode, dan tujuan yang berbeda, dari rumah kelas atas hingga toko-toko sebelum perang, pemandian umum (sento), dan bangunan gaya Barat pada periode Meiji yang biasanya tidak dapat diakses oleh wisatawan atau pengunjung biasa lainnya, atau yang tidak dapat ditemukan di Tokyo.

Animator terkenal Hayao Miyazaki sering mengunjungi tempat ini selama pembuatan filmnya, Spirited Away, untuk mendapatkan inspirasi.

Kuil Toshogu Nikko

Di lingkungan kuil Nikko kuil Toshogu adalah yang paling terkenal karena salah satu kuil Warisan Dunia UNESCO dan disana ada makam Tokugawa Leyasu yang merupakan shogun pertama selama periode Edo terletak dibagian dalam kuil Toshogu.

Fg2 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Pada tahun 1936 pembangun merenovasi kuil untuk membuatnya tampak seperti sekarang dengan gaya arsitektur berwarna-warni yang membuatnya menonjol dari tempat-tempat suci lainnya dilingkungan tersebut.

Sebagai contoh gerbang Yomei-mon di kuil adalah karya seni spektakuler yang selalu disukai pengunjung yang terdiri dari lima ratus pahatan halus berusia 400 tahun yang membantu menambah keindahan tempat ini.

Karya besar lain yang terlihat di properti adalah Kucing Tidur yang juga dikenal sebagai ukiran Numurineko dan ukiran burung gereja. Ukiran Sleeping Cat adalah salah satu dari Nikko, harta nasional Jepang sementara ukiran sparrow adalah simbol dari perdamaian yang diinginkan Jepang, terutama selama periode shogun Tokugawa.



Kuil-Kuil Taiyuin

Dinilai sebagai situs Warisan Dunia UNESCO Kuil Taiyuin berdiri dilereng gunung di Nikko, Jepang dekat dengan kuil Toshogu. Tokugawa Lemitsu, yang merupakan shogun yang memerintah pada saat itu menugaskan pembangun untuk membangun dua crypts, satu untuk kakek pendiri Tokugawa Leyasu dan pemimpin shogun pertama selama zaman Edo dan yang lainnya untuk dirinya sendiri.

Wally Gobetz [CC BY-SA 2.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/2.0/)]

Untuk tidak menaungi warisan kakeknya atau menimbulkan kecaman selama periode Edo, shogun ketiga memberi instruksi untuk membangun Kuil Taiyuin yang lebih kecil dan lebih indah daripada kuil Toshogu.

Saat menaiki tangga dan memasuki kuil kita akan melihat deretan pilar emas, lukisan, patung, dan berbagai ornamen. Selain itu kita akan dapat menikmati alam yang terbaik ketika melihat pohon-pohon aras yang indah di sekitar bangunan.

Jalan yang harus ditempuh untuk mencapai Kuil Taiyuin harus melewati rute pendakian yang menanjak yang dimulai dari kuil Toshogo dan berjalan di sepanjang kuil Futarasan. Seperti biasanya, jika pengunjung situs akan menuju ke jantung kuil, mereka harus menaiki banyak tangga. Kuil ini adalah salah satu rahasia terbaik Nikko dan wisatawan berduyun-duyun melihat interiornya setiap tahun.

Vila Kekaisaran Tamozawaa, Nikko


Vila Kekaisaran Tamozawa terletak di Nikko memiliki kapasitas 106 kamar dan salah satu konstruksi struktur kayu paling menonjol di Jepang yang masih berdiri dikerajaan saat ini. Bangunan ini digunakan untuk Kaisar Taishō pada tahun 1899 dan berfungsi sebagai tempat persembunyian bagi kaisar Hirohito selama Perang Dunia II. Bekas kediaman kekaisaran sekarang terbuka untuk umum sebagai museum dan taman.

Vila ini adalah salah satu bangunan kayu terbesar di Jepang, memadukan gaya diera Edo tradisional dan era Meiji modern awal dan arsitektur era Taisho dan bisa juga perpaduan antara arsitektur tradisional Jepang dan Barat modern yang menjadikannya tujuan kunjungan yang populer bagi penduduk setempat dan turis yang paham berlibur ke wilayah tersebut.

Terlepas dari bangunan arsitektur fantastis diproperti kita akan melihat taman Jepang yang menakjubkan dimana disana dapat duduk dan bermeditasi atau melihat berbagai spesies bunga yang tumbuh di kompleks. Berkunjung ke taman Tomozawa akan menyenangkan dan dapat mengambil sebanyak mungkin foto yang bagus dan sekitarnya.

Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima

Fg2 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Jepang dan negara-negara lain di seluruh dunia tidak pernah bisa melupakan apa yang terjadi di Hiroshima selama perang dan karenanya sebuah taman peringatan dibangun untuk mengenang hari itu.

Taman ini dirancang oleh seorang mantan praktisi sekolah metabolisme yang dikenal sebagai Kenzo Tange dan bagian tengah taman adalah tempat Kubah Bom-A. Taman Hiroshima menjadi Situs Warisan Dunia yang dinamai oleh UNESCO beberapa tahun yang lalu dan harus dilihat ketika mengunjungi Jepang.

Kirk979 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Taman Peringatan Perdamaian Nagasaki

Dan taman ini yang terletak di Nagasaki, Jepang juga dibangun untuk memperingati pemboman atom kota pada 9 Agustus 1945 selama Perang Dunia II. Berada disebelah Museum Bom Atom dan didekat Peace Memorial Hall.

Masgatotkaca [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]

Hari ini, taman itu berdiri sebagai pengingat tentang apa yang terjadi kembali selama perang dan mengirim pesan ke seluruh dunia dengan harapan bahwa kekejaman jenis ini tidak akan terjadi lagi.

Masih banyak Tempat-tempat bersejarah Jepang masih disimpan hingga hari ini sebagai cara untuk membantu setiap orang untuk mengetahui berbagai era yang telah dilalui oleh negara ini dan mengunjungi situs-situs ini sepanjang tahun akan membantu memahami perubahan budaya dan gaya hidup masyarakat Jepang selama bertahun-tahun.

Mengunjungi tempat-tempat bersejarah ini akan memberikan banyak hal untuk dipikirkan dan banyak kenangan untuk diceritakan kepada orang terdekat.

baca juga
Mengapa harus memilih Kota Kyoto di Jepang

bahan: https://ja.wikipedia.org
https://www.samuraimuseum.jp.
https://www.park-tochigi.com/.
https://resources.realestate.co.jp/news/shinjuku-then-and-now/ 

Gambar pertama oleh Tawashi2006 [CC BY-SA 3.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/)]


Published at: Juni 27, 2019 , Modified at: Juli 20, 2019 , Tags:
add_box